Showing posts with label TIPS ALAMI. Show all posts
Showing posts with label TIPS ALAMI. Show all posts

Sunday, July 8, 2018

Bolehkah Minyak Zaitun Sebagai Pelumas Ketika Jimak

Pertanyaan:

Assalamu’alaikum

Dok, apakah boleh menggunakan pelumas spt minyak zaitun ketika jimak, apakah hal ini tidak menghambat kelincahan sperma menuju sel telur, dan bagaimana cara mengatasi mrs.V yang sedikit mengeluarkan pelumas ketika jimak.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam,

Beberapa sumber menyebutkan bahwa beberapa minyak alami seperti minyak zaitun dan minyak kelapa bisa digunakan sebagai pelumas ketika berhubungan intim. Akan tetapi kami lebih tenang untuk menganjurkannya jika sudah ada penelitian ilmiah tentang menggunakan minyak zaitun sebagai pelumas. Karena dengan penelitian ilmah akan menyingkirkan kemungkinan “kebetulan-kebetulan mujarabnya” dan bisa digunakan untuk berbagai keadaan dan jenis serta meneliti efek jangka panjangnya jika digunakan secara terus-menerus.

Perlu diperhatikan jika ingin menggunakan minyak zaitun sebagai pelumas ketika berhubungan intim:

Penggunanya tidak alergi atau bermasalah kulitnya dengan minyak zaitun ini. Sehingga aman ketika digunakan sebagai pelumas.

Beberapa sumber menyebutkan bahwa minyak zaitun bisa merusak kondom dan bisa membuatnya mudah robek sehingga perlu dipertimbangkan ketika mengunakannya sebagai pelumas.

Gunakan minyak zaitun yang murni. Bukan oplosan atau sudah tercampur dengan bahan lainnya.
Minyak zaitun juga bisa meninggalkan noda dan membuat pakaian dakan terasa seperti berminyak
Minyak kelapa murni dan tidak ada tambahannya

Konon, cairan pelumas dari minyak kelapa murni dianggap bisa menyebabkan alergi pada kulit serta organ kelamin.

Saran kami sebaiknya gunakan pelumas berbahan dasar air sehingga bersahabat bagi tubuh, praktis dan mudah untuk dibersihkan. Pelumas dengan bahan dasar air cukup mudah ditemukan di apotek dan market lainnya.

Kurangnya pelumas yang keluar pada wanita bisa disebabkan beberapa hal:

Wanita belum benar-benar siap melakukan hubungan intim sehingga pelumas belum keluar dan perlu “pemanasan” yang cukup dan perlahan.

Wanita merasa tidak nyaman ketika behubungan intim, merasa takut atau khawatir atau suasana tidak nyaman lainnya.

Ada penyakit tertentu yang bisa mempengaruhi keluarnya pelumas pada wanita
Jika hal ini berlanjut terus-menerus, ada baiknya dibawa kedokter obstetri dan kandungan untuk diperiksakan.Demikian semoga bermanfaat(Al-Inaya/Ks)

Gejala Kaki Mati Rasa

Assalamu alaikum,
Umur saya baru menginjak ke 18 tahun, saya seorang perempuan. begini dokter,
saya ingin bertanya kira-kira saya terkena penyakit/gejala penyakit apa?
Kadang saya tiba-tiba terbangun saat tidur karena kaki saya terasa membengkak tetapi ketika aku cubit atau aku pukul tidak terasa sama sekali, kadang rasanya seperti kesemutan. Beberapa saat kemudian aku mencoba melemaskan jari-jari kakiku tiba-tiba terasa enteng dan akhirnya rasa membengkak itu tadi serta kesemutan tsb menjadi hilang. Sudah lebih dari 2 kali hal ini terjadi. Saya sangat takut jika terjadi apa-apa.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam

Perlu dikatahui bahwa penyebab kesemutan atau mati rasa bisa karena dua hal ini:

1.Berkurangnya atau sedikit aliran darah ke anggota badan
Sehingga saraf mengalami semacam kekurangan makanan dan energi dan ini akan terasa seperti kesemutan. Jika semakin lama, akan terasa seperti mati rasa. Misalnya ketika anggota badan, tangan atau kaki tertekan atau terpencet sesuatu, saat duduk bersila, saat posisi kaki terjepit, maka kita akan merasakan kesemutan dan lama-lama bisa mati rasa

2. Karena ada gangguan pada saraf
Misalnya pada kasus stroke, gangguan pada saraf pusat sehingga mempengaruhi impuls/aliran ke saraf tepi pada anggota badan. Sehingga bisa menyebabkan gangguan saraf, maka timbulnya keluhan seperti kesemutan, mati rasa atau rasa nyeri bahkan anggota badan tidak bisa digerakan.

Ada kemungkinan anda ketika tidur kaki terlipat atau posisinya kurang bagus sehingga aliran darah kurang lancar ke arah kaki. Dan ini berlangsung terus menerus selama tidur dalam waktu yang lama, sehingga ketika bangun sangat terasa mati rasa atau agak nyeri. Apalagi terjadi agak jarang sebagaimana anda katakan hanya 2 kali saja.
Akan tetapi jika frekuensinya sangat sering atau terasa sangat sakit sekali kami sarankan anda memeriksakan diri ke dokter. Bisa jadi ada kelainan saraf atau penyakit lainnya yang bisa memicu rasa kesemutan.Demikian semoga bermanfaat(Al-Inaya/Ks)

Dosis Habbatussauda Untuk Hipertensi,Kolesterol & Diabetes

Assalamualaikum, saya menderita hipertensi 140/100,glucose 241,kolesterol 231. Saya sudah mengkonsumsi produk Habbatussaida International; Nigellive dengan dosis 3×5 kapsul per hari dan sudah menghabiskan 4 botol. Dan saya juga menkonsumsi obat dokter. Yang saya rasakan selama mengkonsumsi habbat pinggang saya terasa perih dan sakit, kepala juga sakit sekali. Pertanyaan saya adalah berapa dosis yang tepat supaya sakit saya diatas lekas sembuh. Terima kasih atas jawaban ustadz, assalamualaikum.

Jawaban:

Wa’alaikumussalam

Untuk dosisnya maka perlu dilakukan penelitian ilmiah serta perlu diketahui juga indikasinya untuk apa. Meminum habbatus sauda tanpa dosis dan indikasi bukanlah yang dianjurkan dalam konsep thibbun nabawi. Oleh karena itu kita perlu melihat dan meneliti, apa penjelasan ulama terhadap hadits mengenai thibbun nabawi, bagaimana para thabib ketika itu menggunakan habbatus sauda sebagai obat, meraciknya, meramu dan memakai campuran tertentu. Atau dalam dunia kedokteran modern sekarang, perlu dilakukan penelitian ilmiah untuk menentukan dosis dan indikasinya.

Sampai saat ini belum banyak yang meneliti mengenai dosisnya untuk spesifik penyakit tertentu. Kita berdoa semoag banya dokter dan cendikiawan muslim yang menelitinya dan mengembangkan konsep thibbun nabawi.

Habbatus sauda sudah diteliti secara kedokteran dan ditulis dijurnal-jurnal ilmiah kedokteran bahwasanya habbatus sauda dapat meningkatkan daya tahan tubuh.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ هَذِهِ الحَبَّةَ السَّوْدَاءَ شِفَاءٌ مِنْ كُلِّ دَاءٍ، إِلَّا مِنَ السَّام

”Sesunggunya pada habbatussauda’ terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian” [HR. Bukhari no. 5687, Muslim no. 2215]

Jika daya tahan tubuh kuat dan tinggi, maka secara kedokteran semua penyakit ada kemungkinan sembuh.
Ulama dan dokter muslim yang terkenal Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullahu dalam kitab tibbun nabawi menjelaskan tentang habbatus sauda,

وَهِيَ كَثِيرَةُ الْمَنَافِعِ جِدًّا، وَقَوْلُهُ: «شِفَاءً مِنْ كُلِّ دَاءٍ» ، مِثْلُ قَوْلِهِ تعالى: تُدَمِّرُ كُلَّ شَيْءٍ بِأَمْرِ رَبِّها «2» أي: كلّ شيء يقبل التَّدْمِيرَ وَنَظَائِرَهُ، وَهِيَ نَافِعَةٌ مِنْ جَمِيعِ الْأَمْرَاضِ الْبَارِدَةِ، وَتَدْخُلُ فِي الْأَمْرَاضِ الْحَارَّةِ الْيَابِسَةِ

“Habbatus sauda memiliki sangat banyak manfaat, sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “obat untuk segala macam penyakit”, sebagaimana firman Allah, “Menghancurkan segala sesuatu dengan perintahan Rabb-nya”. Yaitu segala sesuatu yang bisa hancur dan semisalnya. Dan habbatus sauda bermanfaat menyembuhkan segala macam penyakit yang bersifat dingin dan penyakit yang bersifat panas dan kering.” [Tibbun Nabawi hal 287, maktabah Ats-Tsaqofiy, Koiro, Tahqiq Dr. Hamid Muhammad Ath-Thahir](al-inaya/Ks)

Saturday, July 7, 2018

Maraknya Zina Di Hari Valentine

Hari valentine bagi pemuda-pemudi barat tidak lepas dari hubungan seks, baik pra nikah maupun pasca nikah. Padahal hubungan seks pra-nikah adalah perbuatan zina yang sangat menjijikan dan merupakan dosa besar.

Hari Valentine dan Zina

Tahukah anda bahwa hari Valentine bagi sebagian pemuda-pemudi barat adalah hari yang spesial sehingga mereka berharap bisa melakukan hubungan seks pertama kali di hari itu? Bahkan hari valentine bagi mereka tidak lepas dari pembicaraan mengenai hubungan seks. Dengan mudah anda bisa membaca “rahasia umum” ini dari bahasa-bahasa menjijikkan mereka di social media seputar hari valentine. Bahkan statistia.com merilis bahwa 32% responden mereka yang merupakan warga Amerika berusia 18 tahun ke atas, menyatakan berniat untuk melakukan hubungan seks di hari Valentine1. Masih dari situs statistia.com, bahwa 16% responden yang berstatus lajang, berniat untuk melakukan hubungan seksual dan 59% responden yang berstatus berpacaran juga demikian2. Angka-angka ini menunjukkan betapa hari Valentine tidak lepas dari budaya zina. Allahul musta’an!

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Munajjid menyebutkan:

عيد الحب عيد روماني جاهلي ، استمر الاحتفال به حتى بعد دخول الرومان في النصرانية ، وارتبط العيد بالقس المعروف باسم فالنتاين الذي حكم عليه بالإعدام في 14 فبراير عام 270 ميلادي ، ولا زال هذا العيد يحتفل به الكفار ، ويشيعون فيه الفاحشة والمنكر

“Hari Valentine adalah hari raya bangsa Romawi jahiliah. Hari tersebut terus berlangsung hingga masuknya bangsa Romawi ke dalam agama Nashrani. Hari ini dikaitkan dengan seorang pastur yang bernama Valentine yang dihukum mati pada tanggal 14 Februari 270M. Hingga kini hari tersebut masih dirayakan orang-orang kafir dan mereka sebarkan perbuatan fahisyah (zina) serta berbagai kemungkaran di dalamnya”

Nahasnya, budaya zina ini mulai ditiru oleh pemuda-pemudi Islam. Awalnya mereka sekedar meniru perayaan hari Valentine saja dengan mengadakan perayaan-perayaan, membagi hadiah dan semacamnya. Namun lambat laun mereka juga meniru budaya zina di hari Valentine.

Besarnya dosa zina

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا

“Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk” (QS. Al Isra: 32).

Tingkat fatalitas zina dalam ayat ini bisa kita ketahui dari beberapa poin:

Penggunaan kata “jangan dekati” ini menunjukkan kerasnya larangan berzina karena mencakup juga semua hal-hal yang bisa menjerumuskan kepada zina. Maka semua hal yang bisa menjerumuskan kepada zina itu terlarang.
Zina disebut sebagai fahisyah yaitu dosa yang sangat buruk karena dipandang buruk oleh syariat, oleh akal dan oleh fitrah yang lurus. Karena dengan melakukan zina maka ia telah melanggar hak Allah, melanggar hak wanita dan suaminya, merusak rumah tangga, mengacaukan nasab dan kerusakan yang lainnya
Zina disebut sebagai “jalan yang buruk”, yaitu maknanya dosa yang besar.
(Taisir Karimirrahman, Syaikh As Sa’di).

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiallahu’anhu, beliau berkata:

سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ الذَّنْبِ عِنْدَ اللَّهِ أَكْبَرُ قَالَ أَنْ تَجْعَلَ لِلَّهِ نِدًّا وَهُوَ خَلَقَكَ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ ثُمَّ أَنْ تَقْتُلَ وَلَدَكَ خَشْيَةَ أَنْ يَطْعَمَ مَعَكَ قُلْتُ ثُمَّ أَيٌّ قَالَ أَنْ تُزَانِيَ بِحَلِيلَةِ جَارِكَ

“Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam ditanya: “dosa apa yang paling besar di sisi Allah?” Beliau menjawab: “engkau menjadikan tandingan bagi Allah (baca: berbuat syirik) padahal Ia yang menciptakanmu”. Ibnu Mas’ud bertanya: “lalu apa lagi?”. Beliau menjawab: “Engkau membunuh anakmu karena takut ia makan bersamamu”. Ibnu Mas’ud bertanya: “lalu apa lagi? Beliau menjawab: “engkau berzina dengan istri tetanggamu“” (HR. Al Bukhari no. 4483).

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

لا يزني الزاني حين يزني وهو مؤمن

“Pezina tidak dikatakan mukmin ketika ia berzina” (HR. Bukhari no. 2475, Muslim no.57).

Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu berkata:

الإيمان نزه فمن زنا فارقه الإيمان ، فمن لام نفسه وراجع راجعه الإيمان

“Iman itu suci. Orang yang berzina, iman meninggalkannya. Jika ia menyesal dan bertaubat, imannya kembali” (HR. Ibnu Abi Syaibah dalam Syu’abul Iman, di-shahihkan Al Albani dalam Takhrij Al Iman, 16).

Pelaku zina, hukumannya dicambuk atau dirajam

Karena sangat keji dan buruknya perbuatan zina, hukuman bagi pelaku zina pun sangat mengerikan dan menyakitkan. Agar manusia menjauh sejauh-jauhnya dari perbuatan ini. Allah Ta’ala berfirman dalam Al Qur’an Al Karim:

الزَّانِيَة وَالزَّانِي فاجلدوا كل وَاحِد مِنْهُمَا مائَة جلدَة وَلَا تأخذكم بهما رأفة فِي دين الله إِن كُنْتُم تؤمنون بِاللَّه وَالْيَوْم الآخر وليشهد عذابهما طَائِفَة من الْمُؤمنِينَ

“Perempuan yang berzina dan laki-laki yang berzina, maka cambuklah tiap-tiap seorang dari keduanya seratus kali cambukan, dan janganlah belas kasihan kepada keduanya mencegah kamu untuk (menjalankan) agama Allah, jika kamu beriman kepada Allah, dan hari akhirat, dan hendaklah (pelaksanaan) hukuman mereka disaksikan oleh sekumpulan dari orang-orang yang beriman” (QS. An Nur: 2).

Hukuman yang disebutkan ayat ini adalah bagi pezina yang belum menikah dan belum pernah menikah. Adapun bagi muhshan, orang yang sudah pernah menikah walaupun sekali, jika berzina maka hukumannya adalah dirajam sampai mati. Imam Adz Dzahabi Asy Syafi’i mengatakan:

قَالَ الْعلمَاء هَذَا عَذَاب الزَّانِيَة وَالزَّانِي فِي الدُّنْيَا إِذا كَانَا عزبين غير متزوجين فَإِن كَانَا متزوجين أَو قد تزوجا وَلَو مرة فِي الْعُمر فَإِنَّهُمَا يرجمان بِالْحِجَارَةِ إِلَى أَن يموتا

“Para ulama mengatakan ini (cambukan) adalah hukuman bagi pezina laki-laki maupun pezina perempuan di dunia. Namun jika mereka berdua masing-masing sudah menikah, atau pernah menikah walaupun hanya sekali, maka hukumannya adalah dirajam sampai mati” (Al Kabair, 50).

Dari Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu beliau berkata,

أن رجلاً من أسلمَ، جاء النبيَّ صلى الله عليه وسلم فاعترف بالزنا، فأعرض عنه النبيُّ صلى الله عليه وسلم حتى شَهِدَ على نفسِه أربعَ مراتٍ، قال له النبيُّ صلى الله عليه وسلم:أبك جنونٌ؟ قال: لا، قال: آحصَنتَ؟. قال: نعم، فأمرَ به فرُجِمَ بالمصلى، فلما أذلقته الحجارةُ فرَّ، فأُدرِك فرُجِمَ حتى مات. فقال له النبيُّ صلى الله عليه وسلم خيرًا، وصلى عليه

“Ada seorang lelaki, yang sudah masuk Islam, datang kepada Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengakui dirinya berbuat zina. Nabi berpaling darinya hingga lelaki tersebut mengaku sampai 4 kali. Kemudian beliau bertanya: ‘Apakah engkau gila?’. Ia menjawab: ‘Tidak’. Kemudian beliau bertanya lagi: ‘Apakah engkau pernah menikah?’. Ia menjawab: ‘Ya’. Kemudian beliau memerintah agar lelaki tersebut dirajam di lapangan. Ketika batu dilemparkan kepadanya, ia pun lari. Ia dikejar dan terus dirajam hingga mati. Kemudian Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam mengatakan hal yang baik tentangnya. Kemudian menshalatinya” (HR. Bukhari no. 6820).

Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

لا يحل دم امرئ مسلم ، يشهد أن لا إله إلا الله وأني رسول الله ، إلا بإحدى ثلاث : النفس بالنفس ، والثيب الزاني ، والمفارق لدينه التارك للجماعة

“Seorang muslim yang bersyahadat tidak halal dibunuh, kecuali tiga jenis orang: ‘Pembunuh, orang yang sudah menikah lalu berzina, dan orang yang keluar dari Islam‘” (HR. Bukhari no. 6378, Muslim no. 1676)

Demikianlah ngerinya dosa zina, maka hukumannya pun berat dan ngeri. Namun pezina yang ditegakkan dihukuman atasnya, itu menjadi penghapus dosa zinanya. Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

وَمَنْ أَصَابَ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا فَعُوقِبَ فِي الدُّنْيَا فَهُوَ كَفَّارَةٌ لَهُ

“Barangsiapa yang melakukan salah satu dari itu (syirik, mencuri, berzina, membunuh anak) maka hukuman yang ditegakkan atasnya di dunia adalah kafarah (penghapus dosa) baginya” (HR. Al Bukhari no. 18).

Dan ditegakkannya hukuman demikian bagi pezina, merupakan perlindungan bagi keamanan dan kehormatan umat manusia. Syaikh Shalih Al Fauzan menjelaskan:

تطبيق الحدود فيها حماية؛ حمايةٌ للنفس، وحماية للعِرض، وحماية للمال، وحماية للأمن، أمن الجميع. وفيها حماية للمسلمين والضرورات الخمس التي هى: حفظ الدين، حفظ النفس، حفظ العِرض، حفظ المال،هذه هى الضرورات الخمس. وكل واحدة لها عقوبةً محددة، حتى يأمنَّ الناس على دمائهم وعلى أعراضِهم وعلى أموالهم، وكل حدود الله رحمة

“Penerapan hudud merupakan upaya perlindungan. Yaitu perlindungan bagi jiwa, kehormatan, harta serta sebagai penjagaan stabilitas keamanan masyarakat. Dan dalam penerapan hudud juga terdapat perlindungan bagi kaum Muslimin dalam dharuriyatul khams (lima perkara urgen), yaitu: penjagaan agama, penjagaan jiwa (nyawa), penjagaan kehormatan, penjagaan akal, dan penjagaan harta. Inilah dharuriyatul khams. Pelanggaran terhadap setiap poin ini terdapat hukuman tertentu. Sehingga terciptalah keamanan bagi darah manusia, kehormatan mereka, dan harta mereka. Setiap hudud yang Allah tetapkan itu merupakan rahmat”

Tentu saja yang berwenang menegakkan hukum ini adalah ulil amri atau orang yang mewakili ulil amri, bukan setiap orang.

Merebaknya zina merupakan sebab Allah timpakan bencana kepada suatu kaum

Allah Ta’ala berfirman:

كُلًّا أَخَذْنَا بِذَنْبِهِ فَمِنْهُمْ مَنْ أَرْسَلْنَا عَلَيْهِ حَاصِبًا وَمِنْهُمْ مَنْ أَخَذَتْهُ الصَّيْحَةُ وَمِنْهُمْ مَنْ خَسَفْنَا بِهِ الْأَرْضَ وَمِنْهُمْ مَنْ أَغْرَقْنَا وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلَكِنْ كَانُوا أَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُونَ

“Maka masing-masing (mereka itu) Kami siksa disebabkan dosanya, maka di antara mereka ada yang Kami timpakan kepadanya hujan batu krikil, dan di antara mereka ada yang ditimpa suara keras yang mengguntur (halilintar), dan di antara mereka ada yang Kami benamkan ke dalam bumi, dan di antara mereka ada yang kami tenggelamkan, dan Allah sekali-kali tidak hendak menganiaya mereka, akan tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri” (Qs. Al-Ankabut: 40).

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

ما ظهرتِ الفاحشةُ في قومٍ قطُّ يعملُ بها فيهم علانيةً ؛ إلا ظهر فيهم الطاعونُ والأوجاعُ التي لم تكن في أسلافِهم

“Tidaklah merebak perbuatan fahisyah di suatu kaum secara yang dilakukan terang-terangan, kecuali akan menyebar di kaum tersebut penyakit tha’un, dan berbagai penyakit yang belum pernah menimpa orang-orang sebelum mereka” (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 3/1225, dishahihkan Al Albani dalam Shahih At Targhib no. 2187).

Dari Ummu Salamah radhiallahu’anha, Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:

إذا ظهرت المعاصي في أمتي، عَمَّهم بعذاب من عنده” . فقلت: يا رسول الله، أما فيهم أناس صالحون؟ قال: “بلى”، قالت: فكيف يصنع أولئك؟ قال: “يصيبهم ما أصاب الناس، ثم يصيرون إلى مغفرة من الله ورضوان“

“Jika maksiat telah menyebar diantara umatku, Allah akan menurunkan adzab secara umum”. Ummu Salamah bertanya: Wahai Rasulullah, bukankah di antara mereka ada orang shalih? Rasulullah menjawab: Ya. Ummu Salamah berkata: Mengapa mereka terkena juga? Rasulullah menjawab: Mereka terkena musibah yang sama sebagaimana yang lain, namun kelak mereka mendapatkan ampunan Allah dan ridha-Nya” (HR. Ahmad no.27355. Al Haitsami berkata: “Hadits ini ada 2 jalur riwayat, salah jalurnya diriwayatkan oleh para perawi yang shahih”, Majma Az Zawaid, 7/217).

Merebaknya zina merupakan tanda akhir zaman

Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

إن من أشراط الساعة : أن يرفع العلم ويثبت الجهل ، ويشرب الخمر ، ويظهر الزنا

“Tanda-tanda datangnya kiamat diantaranya: Ilmu agama mulai hilang, dan kebodohan terhadap agama merajalela, banyak orang minum khamr, dan banyak orang yang berzina terang-terangan” (HR. Bukhari no.80).

Tolak dan jauhi budaya Valentine

Telah jelas bagi kita bahwa perayaan Valentine bukan berasal dari Islam, bahkan berasal dari kaum kuffar. Dan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من تشبه بقوم فهو منهم

“Orang yang menyerupai suatu kaum, ia bagian dari kaum tersebut” (HR. Abu Daud, 4031, di hasankan oleh Ibnu Hajar di Fathul Bari, 10/282, di shahihkan oleh Ahmad Syakir di ‘Umdatut Tafsir, 1/152).

Umar bin Khathab radhiallahu’anhu juga mengatakan:

اجْتَنِبُوا أَعْدَاءَ اللَّهِ فِي عِيدِهِمْ

“Jauhi perayaan hari-hari raya musuh-musuh Allah” (HR. Bukhari dalam At Tarikh Al Kabir no. 1804, dengan sanad hasan).

Ditambah lagi dengan kerusakan yang ada pada peringatan ini, yaitu budaya zina, semakin menambah lagi alasan untuk menolak dan menjauhi peringatan ini bagi seorang Muslim yang takut kepada Allah.

Syaikh Abdullah bin Jibrin mengatakan:

ما يترتب على ذلك من المفاسد والمحاذير كاللهو واللعب والغناء والزمر والأشر والبطر والسفور والتبرج واختلاط الرجال بالنساء أو بروز النساء أمام غير المحارم ونحو ذلك من المحرمات، أو ما هو وسيلة إلى الفواحش ومقدماتها، ولا يبرر ذلك ما يعلل به من التسلية والترفيه وما يزعمونه من التحفظ فإن ذلك غير صحيح، فعلى من نصح نفسه أن يبتعد عن الآثام ووسائلها

“Perayaan (hari valentine) ini mengandung berbagai kerusakan dan hal-hal yang dilarang syari’at, seperti perbuatan yang sia-sia, permainan yang sia-sia, nyanyian, musik, kesombongan, terbukanya aurat wanita, tabarruj (menampakkan keindahan wanita) di depan lelaki non mahram, campur baur antara laki-laki wanita, keluarnya wanita dari rumahnya tanpa mahramnya, dan perkara-perkara haram lainnya. Atau perayaan seperti ini juga menjadi sarana terjadinya zina dan hal-hal yang mendekati zina. Hal tersebut tidak dibenarkan hanya dengan alasan mencari hiburan dan selingan, serta pengakuan mereka bahwa mereka dapat menjaga diri mereka. Ini tidak dibenarkan. Maka siapa yang sayang terhadap dirinya, hendaknya dia menjauhi perbuatan dosa dan sarana-sarananya”

Semoga Allah Ta’ala memberikan hidayah dan taufik kepada kaum Muslimin kepada jalan yang lurus. Wallahu waliyyu dzalika wal qaadiru ‘alaihi.(al-Inaya/Mls)

Monday, April 16, 2018

CARA MERAWAT KECANTIKAN DENGAN KENTANG

hai kawan yang budiman untuk saat ini kami akan memberikan manfaat kentang untuk kesehatan tubuh kita semoga artikel ini membantu anda untuk menjadi yang lebih sehat dn bisa anda coba di ruma.
kentang sudah lama dijadikan menu diet bagi orang-orang yang memiliki keluhan gejala penyakit diabetes. Kentang termasuk keluarga umbi-umbian yang berasal dari Amerika, dan sudah dibudidayakan pada negara-negara lain termasuk Indonesia.

Melihat kandungan gizi kentang di atas, memang ia sangat tinggi kandungan vitamin B6 dan Potasium, lalu apa saja manfaat kentang bagi kesehatan tubuh kita. 
Sangat membantu sekali dalam tubuh apabila kentang dikonsumsi sebelum tidur dan sesuah tidur atau sebelum sarapan pagi dan sore hari,

Manfaat Kentang Untuk Perawatan Kecantikan
Kentang sudah banyak dijadikan bahan kosmetik ataupun bahan racikan kecantikan disalon-salon, karena kandungannya yang kaya nutrisi. Jadi tidak perlu repot ke salon untuk mendapatkan perawatan kentang, karena tips berikut ini akan membantu anda selalu cantik dengan manfaat kentang.
Mengobati Wajah Berjerawat
Keadaan wajah dengan jerawat sangat mengurangi penampilan, untuk mengatasinya dengan cara Kentang di iris tipis kemudian dicuci bersih. Irisan kentang tempelkan pada bagian wajah yang berjerawat. Angkat ketika kentang sudah keabu-abuan. Dapat digunakan saat ingin tidur malam

Mengatasi bengkak sekitar mata
Kebiasaan tidur terlalu lama kadang menjadikan mata seperti bengkak, untuk mengatasinya cukup dengan kentang yang dicuci dan kupas kemudian di parut. Kompres mata dengan kain ke sekitar mata yang bengkak. Gunakan beberapa kali, agar bengkaknya mengempis.

Manfaat kentang bagi kecantikan dan kesehatan memang cukup banyak, kandungan nutrisi B6 pada kentang sangat membantu metabolisme dalam tubuh manusia.

Manfaat Kentang Untuk Kesehatan

Pencegahan kanker

Vitamin B6 pada kentang ampuh melawan terjadinya pembentukan tumor dalam tubuh yang sangat memicu kanker, dalam hal ini adalah kanker prostat pada pria dan kanker rahim pada wanita. Mengkonsumsi kentang akan mencegah tumbuhnya sel kanker dalam tubuh dan telah banyak studi yang membuktikannya.Termasuk dari manfaat kentang yang luar biasa jugak adalah melegakan pernafasan bernafas lebih ringan dan lebih nikmat, biasanya orang yang terkenak sesak nafas itu diharuskan mengkonsumsi kentang pagi dan sore kalau bisa jangan makan nasi dan hal-hal yang kasar konsumsilah kentang setiap hari untuk dibuat sarapan atau makanan pokok insya Allah badan anda akan seger kembali

Mengurangi kadar kolesterol. Manfaat kentang dalam mengurangi kadar kolesterol berasal dari kandungan zat potasium yang cukup banyak dalam dirinya. Seperti yang dapat kita temui pada pisang zat potasium membantu menghalangi penumpukan kolesterol dalam darah. Kalori yang rendah pada kentang, dapat menjadi menu diet rendah kolesterol anda, tentu saja tanpa di goreng.
[baca cara alami mengobati ginjal
Mengurangi resiko batu ginjal. Memang pada kentang kandungan kalsium dan zat besi dapat memicu pembentukan batu ginjal, namun magnesium yang kaya pada kentang dapat menolak kalsium yang ada pada jaringan ginjal. Pada orang-orang penderita batu ginjal, kentang bukan merupakan makanan yang ‘haram’ bahkan beberapa menu diet juga melibatkan kentang.

Kesehatan Tulang.Kentang sangat baik untuk tulang, kandungan zat besi yang terdapat pada kentang memastikan ia sangat membantu pertumbuhan dan kesehatan tulang secara keseluruhan. Zat Besi, kalsium, fosfor, magnesium, dan seng yang ada dalam kentang merupakan kombinasi sempurna untuk membangun dan membentuk struktur serta kekuatan tulang.

Menurunkan Tekanan Darah Tinggi. Asupan natrium harus dikurangi agar dapat membantu dalam hal menurunkan tekanan darah, namun meningkatkan asupan kalium cukup penting untuk menurunkan tekanan darah ini. Sumber zat lain seperti kalium, magnesium, dan kalsium merupakan zat yang dipercaya dapat menurunkan anda yang memiliki tekanan darah tinggi

Kesehatan Jantung. Ada banyak zat gizi yang terdapat di dalam sebuah kentang yang dapat mendukung kinerja jantung yang sehat, Serat, kalium, vitamin C dan vitamin B-6 adalah beberapa diantaranya. Kentang juga tidak memiliki kandungan kolesterol yang tinggi semuanya sangat baik untuk Jantung.

Membangun dan pembentukan sel. Vitamin B6 merupakan salah satu vitamin penting yang dibutuhkan untuk melakukan pemrosesan reaksi kimia yang dibutuhkan untuk membentuk sel dalam tubuh. Vitamin B6 dibutuhkan lebih dari 100 reaksi enzimatik, enzim sendiri adalah protein yang menyebabkan terjadinya reaksi kimia. Sebagian besar protein dan asam amino membutuhkan vitamin B6 untuk sintesis dalam pembentukan DNA dalam tubuh. Untuk itu vitamin B6 ini juga dibutuhkan untuk pembuatan sel sel baru dalam tubuh kita.

Kesehatan Otak & Saraf. Kandungan vitamin B6 yang tinggi juga sangat membantu kesehatan otak dan membantu dalam proses transmisi yang dilakukan dalam saraf.
Selain untuk kesehatan, kentang juga sangat baik digunakan untuk perawatan kecantikan wajah dan kulit.

Tips Penyajian
Penyajian kentang harus diperhatikan sebaik-baiknya, karena pengolahan yang salah dapat menyebabkan terjadinya pembakaran nutrisi yang tidak dapat di nikmati tubuh. Berikut adalah penyajian kentang yang baik :

1. Di rebus, jika ingin dikonsumsi sebaiknya kentang direbus.Dibuat soup.

3. Dimasak kecap

4. Jangan di bakar, karena efek pembakaran tentu akan berdampak buruk pada kesehatan

5. Jangan di goreng, gorengan akan mengakibatkan efek negatif lain pada tubuh.

Jika anda pecinta kentang, perhatikan konsep yang baik dalam membuat olahan kentang, ada banyak olahan makanan enak yang terdapat pada kentang. olahan yang bagus akan menghasilkan hasiat yang bagus pula demikian semoga bermanfaat
Artikel by : al-inaya.blogspot.co.id



Wednesday, April 11, 2018

CARA ALAMI MENGOBATI SAKIT GIGI (pengalaman pribadi)

Hai kawan semuanya kita ketemu lagi dalam tips kesehatan alami dari pengalaman pribadi, sebelumnya saya bahas ramuan cara alami mengubati kencing batu dan ginjal baca juga cara alami mengobati ginjal bengkak Bagi Anda yang sering mengalami ngilu pada gigi, kemungkinan besar karena Anda memiliki gigi sensitif. Dengan kata lain, kondisi ini tidak terelakkan lagi. Tapi, tidak semuanya demikian karena gigi ngilu bisa juga diakibatkan mengonsumsi makanan atau minuman yang terlalu panas, terlalu dingin, terlalu asam, atau terlalu manis.

Rasa ngilu terjadi ketika gusi menyusut dan makanan tersebut menyentuh lapisan dentin. Dentin memiliki tabung-tabung berukuran superkecil yang berjumlah ribuan dan mengarah ke pusat saraf gigi. Ketika makanan tertentu yang panas, dingin, asam, dan manis tadi langsung menyentuh saraf, maka timbullah rasa nyeri. Inilah yang menyebabkan gigi terasa ngilu. Selain itu, kondisi gigi berlubang,  atau lapisan enamel yang menipis bisa turut menjadi penyebab kemunculan rasa ngilu. Satu lagi, waspadai efek samping dari penggunaan produk pemutih gigi karena bisa menyebabkan ngilu juga.
Berbicara mengenai obat gigi ngilu, sebenarnya tidak ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan gigi ngilu. Namun, rasa nyerinya dapat diredakan dengan cara:
Minum obat penghilang rasa nyeri
Anda dapat mengonsumsi acetaminophen dan ibuprofen yang sifatnya dapat membantu mengurangi rasa sakit akibat gigi sensitif. Yang perlu diingat, hindari menggunakannya dalam jangka waktu lama karena dapat menimbulkan efek samping tertentu.
Kurangi konsumsi gula dan pati
Permen, es krim, dan kue-kue manis berpotensi besar dapat merusak gigi. Begitu juga makanan yang mengandung karbohidrat, yaitu makanan bertepung, seperti pasta dan roti. Sisa-sisa makanan berjenis pati yang menempel pada gigi akan mengundang bakteri yang dapat membuat gigi berlubang  Selanjutnya, gigi akan sangat mungkin lebih sensitif sehingga terasa ngilu saat terkena makanan tertentu. Usahakan selalu menyikat gigi setelah menyantap makanan manis dan makanan jenis pati untuk membersihkan sisa makanan yang melekat di gigi semaksimal mungkin.

Kurangi makanan dan minuman yang asam Makanan atau minuman dengan rasa asam atau mengandung asam seperti jeruk, tomat, kopi, teh, dan minuman berkarbonasi sangat berpotensi merusak enamel pada gigi. Jadi, kurangi asupan makanan atau minuman tersebut untuk mengurangi risiko ngilu di gigi Anda.
Pada intinya, obat gigi ngilu tidak selalu berupa obat yang diminum. Cara merawat gigi dan kebiasaan dalam mengonsumsi makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan gigi. Hal ini juga dapat dijadikan sebagai “obat” dalam mencegah sekaligus mengurangi rasa ngilu pada gigi.
TIP ALAMI SARAN DARI MAS BLOG AL-INAYA.BLOGSPOT.CO.ID PENGALAMAN PRIBADI
Gigi yang ngilu sangat mengganggu pada aktifitas kita, tidur tidak enak, makan tidak enak, apapun tidak enak saya pernah jugak sakit gigi/ngilu bahkan waktu nulis artikel ini saya lagi ngilu gigi namun saking bingungnya sehingga apapun obat yang ada di rumah saya coba termasuk berkumur kumur obat 38 namun semua obat yang ada di rumah tidak mampu mengobati sakit gigi nah akhirnya ada tips yang jitu yang saya temukan mungkin cocok kepada para pembaca yang budiman, artikel ini saya apload siapa tau cocok bagi anda yang sedang menderita sakit gigi hingga tidak bisa tidur semalaman  namun tips ini belum tentu cocok bagi anda tapi tips ini insya Allah sangat manjur tidak usah repot tidak usah menggerutu ada tips dari mas blog al-inaya.blogspot.co.id. penasaran tipsnya CUKUP BERKUMUR-KUMUR MINYAK TANAH ATAU GIGI YANG NGILU TADI TETESIN MINYAK TANAH MINIMAL TIGA KALI. Cukup jelas tipnya semoga bermanfaat salam sembuh.
Terimakasih telah membaca artikel kami salam hangat


Tuesday, April 10, 2018

CARA ALAMI MENGOBATI GINJAL BENGKAK DAN INFEKSI KENCING 2(pengalaman pribadi)

Hai kawan semuanya kita ketemu lagi dalam tips kesehatan menggunakan ramuan tumbuh tumbuhan dari pengalaman pribadi, sebelumnya saya bahas ramuan cara alami mengubati kencing batu danginjal.
Nah kali ini kami akan membahas thema yang sama namun dengan ramuan yang berbeda dan khasiat yang nyata Insya Allah karena memang dalam pengobatan kita harus berusaha namun doa tidak kalah pentingnya karena semua itu Allah yang mengatur terhadap kesembuhan kita dari segala penyakit, dalam sebuah hadist dinyatakan yang artinya SETIAP PENYAKIT PASTI ADA OBATNYA namun semua obat kadang-kadang kita tidak menjumpainya karena memang kebodohan kita dalam hal pengobatan oleh karenanya pentinglah kita saling berbagi dalam hal pengobatan ini saya harap kawan-kawan yang membaca artikel ini saya harapkan untuk berpartisipasi dengan memberikan tips atau pengalaman pribati siapa tau tips anda yang lebih cocok dengan teman-teman di luar sana

Sebelumnya kami juga membahas tentang pengobatan bagaimana cara mengobati kolesterol dengan cara alami tampa obat mengapa saya bahas karena memang itu sudah terbukti kepada ibu saya yang sebelumnya sakit sinusitis akibat penyumbatan darah di sekitar leher dan bahu.
 
Ramuan ini adalah ramuan untuk segala penyakit termasuk, GINJAL YANG BENGKAK, INFEKSI SALURAN KEMIH, DAN SAKIT PERUT /KEMBUNG.

BAHAN YANG PERLU DISIAPKAN ADALAH
1.       DAUN SEMBUKAN ATAU DIKENAL DENGAN DAUN KENTUT ATAU KASEMBU’AN (DALAM BAHASA MADURA) LIHAT GAMBAR.


2.       SIAPKAN DAUN PEPAYA RAMBAI.


3.       KUNYIT YANG SANGAT TUA

4.       TEMU LAWAK

5.       GARAM

CARA MENGOLAHNYA

Ambil satu genggam daun sembukan lalu cuci hingga bersih, kemudian ambil daun papaya rambai tiga helaii cuci bersih, iris iris kunyitnya dan temu lawaknya kemudian cuci hingga bersih masukkan garam dan semua bahan tersebut rebus hingga mendidih kemudian dinginkan dan dibuat minuman setiap saat terutama pagi dan sore hingga sembuh.

INGAT LAKUKAN DENGAN RUTIN DAN PENUH KESABARAN SEMOGA ALLAH MEMBERIKAN KESEMBUHAN KEPADA ANDA
Terimakasih telah membaca artikel kami salam hangat

Friday, April 6, 2018

CARA ALAMI MENGOBATI KENCING BATU DAN GINJAL

Salam sejahtera semua semoga aktifitas anda saat ini berjalan dengan lancar dan semakin membaik Aminnnn. al-inaya.blogspot.co.id akan bercerita sedikit tentang pengalaman peribadi yang insya Allah akan bermanfaat bagi kawan-kawan terutama bagi pederita infeksi kencing dan ginjal. Seringkali kami menemukan tulisan di embah google saledri bisa membersihka ginjal dan mengeluarkan kotoran-kotoran dalam kandung kemih, Seledri jugak merupakan sebuah tanaman yang digolongkan sebagai sayuran daun dan biasanya digunakan sebagai bumbu penyedap masakan. Di beberapa negara di benua asia, seperi jepang, korea dan cina, bagian tangkai daun dari seledri digunakan sebagai bahan makanan dan diolah bersama sayuran yang lainnya. Namun,di negara pada benua eropa, hampir seluruh komponen pada pohon seledri digunakan mulai dari daun, buah, tangkai daun hingga umbi nya. Sedangkan di Indonesia, seledri terkenal digunakan untuk bahan penyedap sup atau digunakan untuk lalapan. Seledri sendiri dikenalkan oleh penjajah Belanda.

Sebelumnya saya tidak tau apa manfaat saledri bagi kesehatan tubuh kita, namun setelah saya membaca sebuah artikel disebuah buku kesehatan akhirnya saya mencoba dan meminumnya selama enam  bulan, bayangkan brou 6 bulan bukan angka yang sedikit,

Karena kerja ginjal yang berat, terkadang ginjal sendiri mengalami beberapa gangguan seperti penumpukan batu ginjal hingga infeksi. Hal ini disebabkan karena banyaknya toksin atau kotoran yang menumpuk pada ginjal dan tidak dibuang dengan baik akibat kurangnya cairan yang membantu melarutkan tumpukan kotoran dan toksin tersebut. Akibatanya, toksin dan kotoran mengeras dan menumpuk pada ginjal dan menimbulkan infeksi dan gejala gangguan ginjal lainnya.
Maka dari itu ditemukan cara membersihkan ginjal dengan seledri sebagai salah satu solusi yang mudah untuk tetap menjaga kondisi tubuh anda dan kondisi ginjal anda untuk tetap sehat dan prima. Terdapat beberapa variasi atau cara membersihkan ginjal dengan seledri, tergantung dengan selera anda yang ingin mengonsumsi nya. Maka dari itu ada beberapa cara yang kami lakukan ketika kami membuat saledri pertama MEREBUS kedua MEMBUAT JUS dari cara tadi kami akan jelaskan satu persatu karena dari cara tersebut ada yang lebih baik.
1. Rebusan Seledri
Untuk mendapatkan air rebusan seledri yang enak dan segar, anda harus mempersiapkan beberapa bahan yang tentunya sangat mudah didapatkan, seperti:
 · 350 ml air matang
· 1 ikat seledri
 Setelah mempersiapkan bahan yang ada, 1 ikat seledri yang sudah anda siapkan tadi harus dicuci dulu sampai bersih lalu dipotong atau dicincang sampai halus. Setelah itu, cincangan seledri dapat direbus sampai air rebusannya mengusut hingga separuhnya. Selanjutnya, air rebusan seledri tersebut anda saring dan disajikan selagi hangat.

Jika anda ingin memiliki lebih banyak stok rebusan air seledri, anda dapat merebusnya dengan komposisi 2 kali lipat bahan yang dianjurkan diatas, lalu setelah disaring, air rebusan seledri dimasukan ke dalam botol yang kemudian dapat anda simpan di dalam kulkas agar bisa bertahan lebih lama.

2. Jus Seledri Alami
Cara membersihkan ginjal dengan seledri bagi anda yang ingin mengonsumsi seledri dengan marasakan segarnya langsung, anda dapat memilih cara yang satu ini. Dengan membuat jus seledri alami, anda akan lebih merasakan nikmatnya seledri itu sendiri. Yang dapat anda lakukan untuk membuat jus seledri alami adalah menyiapkan beberapa bahan dibawah ini:
· 500 ml air matang
· 1 ikat seledri
Seperti biasa, cuci hingga bersih 1 ikat seledri tersebut dibawah air yang mengalir. Selanjutnya, potong-potong sedri sesuai dengan selera dan masukkan ke dalam blender bersama dengan 500 ml air matang tadi DAN JANGAN LUPA CAMPURKAN SEDIKIT GARAM UNTUK MEMBUNUH KUMAN DALAM TUBUH KITA. Jus sledri dapat anda nikmati setiap hari PAGI SEBELUM SARAPAN DAN SORE {BAGI ANDA YANG SUDAH TERINFEKSI}, setidaknya sekali untuk meningkatkan kesehatan ginjal anda.

Dari beberapa cara di atas menurut pengalaman saya pribadi cara yang nomor dua yang paling bermanfaan bagi kita, selanjutnya terserah anda namun seumpama anda males membuat jus saledri setiat hari ada cara yang paling ampuh namun hasilnya jugak bagus.apa itu.?
Cara ini jugak saya lakukan dengan mengeringkan bahan saledri dengan di jemur disinar terik matahari kemudian kami lebur dengan menggunakan blender, hasilnya lihat gambar.

Cara mengolahnya.
1.     Tuangkan satu sendok teh bahan saledri yang sudah di blender tadi kedalam satu gelas air mendidih kemudian aduk sampai merata, biarkan selama lima menit sampai air berwarna kemerahan dan campurkan sedikit garam
jamu siap di minum
Salah satu efek yang ditimbulkan dari mengonsumsi seledri adalah dengan membantu meleburkan zat-zat yang tidak digunakan pada ginjal dapat dibuang denga cepat melalui BAB maupun BAK. Manfaat seledri lebih spesifik kepada membantu peleburan atau penghancuran kristal atau batu ginjal secara alami tanpa operasi dan dibuang melalui air urin dan jangan kaget apabila anda sering buang aging itu sebua reaksi yang baik bagi tubuh anda. Terimakasih semoga bermanfaat Itulah tadi beberapa cara membersihkan ginjal dengan seledri yang dapat anda pilih salah satunya untuk dicoba dirumah.

Thursday, April 5, 2018

CARA ALAMI MENGOBATI KOLESTEROL (PENGALAMAN PRIBADI)

Salam sejahtera bagi kawan kawan semua. Lama sudah kita tak bersua kini kita bertemu lagi dalam thema “ TIPS KESEHATAN “ Kolesterol adalah penyakit yang ditakuti oleh kita semua namun Allah menurunkan penyakit pada hambanya pasti ada obatnya, di samping kita berdoa juga kita perlu ikhtiyar memohon kepada Allah agar penyakit yang kita derita di sembuhkan Aminnn, sebelum kami memberikan bagaimana cara alami yang sangat sederhana yang bisa mengobati penyakit kolesterol tampa obat-obatan alangkah baiknya kita tahu terlebih dahulu kolesterol itu apa.? dan apa penyebabnya supaya kita tidak salah paham nantinya.
Oke… jangan bosen dulu ya dengan tulisan yang saya posting ini karena ini adalah pengalaman peribadi saya siapa tahu nanti bermanfaat untuk anda dan diperaktekkan sendiri di rumah, dan tips ini sudah saya buktikan kepada ibu kandung saya sendiri yang difonis dokter kena penyakit sinusitis, penyakit sinusitis itu apa sih mas .? setau saya penyakit sinusitis itu berkenaan dengan hidung yang sering keluar lendir lama kelamaan lendir itu berbau busuk.

Lanjut cerita ibu saya itu sudah lama kena penyakit sinus yang kadang-kadang kepalanya terasa pecah, otaknya terasa panas, dan tidak bisa mandi karena tidak bisa menyenth ai,  badannya sangat panas dan biasanya minta dikerokin, berbulan-blan tidak mandi  berobat kemana-mana sudah tidak empan lagi, dokter sudah, terapi ke dokter sudah segala obat kayaknya tidak mampu, namun dengan ketabahan hati selalu meminta kepada Allah supaya penyakitnya disembuhkan.

Ingat terapi  ini harus dilakukan setiap hari dalam jangka satu minggu kalau masih belum sembuh bisa setengah bulan, biasanya kalau tepat pijatannya kepala terasa ringan dan keringat keluar !!!
Kadang orang bertanya kalau terapi bekam gimana.? Terapi bekam memang ada manfatnya namun manfaat itu bisa pudar dalam jangka yang tidak lama bisa satu hari dua hari dan satu minggu maka secara logika kita berbekam harus rutin setiap bulan bahkan bisa setiap minggu yang tentunya kita males untuk berbekam terus namun hasilnya tidak memuaskan.

KOLESTEROL ITU APA.?
Menurut para ahli Kolesterol tinggi atau hiperkolesterolemia adalah kondisi dimana tingkat kolesterol dalam darah yang melampaui kadar yang normal. Kolesterol itu sendiri adalah senyawa lemak berlilin yang sebagian besar diproduksi di hati dan sebagian lainnya didapatkan dari makanan

1.     Menurut saya kolesterol itu apabila badan kita terasa berat karena ada penyumbatan sehingga darah kurang lancar, 2.      Sakit belakang kepala, 3.      Sakit bahu, 4.      Badan lemas

KENAPA KOLESTEROL TERJADI.?
1.       Sering makan berminyak, 2.      Sering tidur pagi, 3.      Jarang keluar keringat, 4.      Kurang vitamin, 5.      Banyak pikiran

DAMPAK KOLESTEROL
1.      Darah tinggi, 2.      Stroke, 3.      Diabetes

SARAN DOKTER

Cara mencegah atau menurunkan kadar kolesterol
Gaya hidup sehat sangat diperlukan dalam mengani kondisi kolesterol tinggi. Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang adalah salah satu langkah utama yang bisa dilakukan dalam mencegah atau menurunkan kadar kolesterol. Kandungan lemak dalam makanan harus rendah. Cobalah ganti konsumsi makanan yang mengandung lemak jenuh dengan buah-buahan dan sayur-sayuran, serta biji-bijian utuh (misalnya roti gandum utuh). Dengan begitu, kadar kolesterol dalam tubuh akan tetap rendah. Selain diet sehat, segera mulai melakukan olah raga secara rutin dan turunkan berat badan bagi yang mengalami kelebihan berat badan. Tidak kalah penting, hindari merokok.
Jika saran-saran di atas tetap tidak mampu menurunkan kadar kolesterol Anda dan risiko penyakit jantung tetap mengintai,  ASTAGHFIRULLAH.

TERAPI SAYA / PENGALAMAN SAYA HINGGA ORANG TERDEKAT SAYA SEMBUH

  1. BAGIAN BAHU DI PEGANG URATNYA KEMUDIAN TEKAN HINGGA TERASA KE KEPALA TEKANANNYA PELAN NAMUN KERAS URUT KE SAMPIG KIRI DAN KANAN TANPA MELEPAS PEGANGAN. TERUS LAKUKAN BERULANG ULANG LIHAT GAMBAR.

  2. BAGIAN LENGAN ATAS DI TEKAN URATNYA YANG KERAS HINGGA TERASA TERUS DIULANG-ULANG KE ATAS KE BAWAH

  1. BAGIAN BELAKANG LEHER SAMPING KANAN DAN KIRI DI PEGANG URATNYA DAN DI TEKAN PELAN-PELAN TERUS KE ATAS KE BAWAH

  1.  BAGIA BAWAH KETIAK DI TEKAN URATNYA BISA DILIHAT DI GAMBAR BERIKUT


PERATIAN: AGAR MEDAPAT HASIL YANG MAKSIMAL DIPERLUKAN KETEKUKAN

demikian atikel ini kami buat dan semoga berhasil selamat mecoba by al-inaya.blogspot.co.id


Friday, December 23, 2016

Bagaimana Islam Menyikapi Tawar menawar dalam shalat dalam kejadian Isro' mi'roj.?

Assalamualaikum Wr. Wb.
Dalam kisah isro’ mi’roj Nabi  Muhamad “ tawar menawar “ dengan Allah SWT melalui Nabi Musa soal jumlah shalat dari 50 waku – akhirnya jadi 5 waktu. Saya pernah mendengar hadits yang populer di kalangan Ahlussunnah Wal Jamaah, bahwa hadits ini dikatakan bertentangan dengan akal, walapun sanadnya shahih , karena itu, kata mereka, hadits ini harus  ditolak dengan alasan : masa’ Allah yang punya otoritas mutlak memerintahkan kewajiban kepada hambaNya itu; bisa ‘ditawar’ dan Nabi Muhammad terkesan didikte oleh Nabi Musa. Bagai mana ini.?
Baca jugak bagaimana hukum baca surah waqiah dengan niat dunia
Alaikumsalam
Ya Hadits itu memang opuler di kalangan Ahlusunnah Wal jama’ah dan banyak dikutip setiap peringatan isro’mi’roj oleh para Muballigh.  Dari seggi sanad  hadits ini shahih, mereka yang menolak hadits ini berlasan: matn(teks) hadits tersebut bertentangan dengan akal (konteks). Tapi mafhum hadits ini sebenarnya tidak controversial dengan pesan yang dikandung.
Jika dicermat, pesan-pesan penting yang akan disampaikan oleh Allah itu terkesan berlikuk liku (dari sisi bahasa) seakan berlawanan dengan konteksnya. Tapi sesungguhnya menjadi cirri agaknya – bahwa Tuhan jika membebankan kewajiban yang penting bagi hamba – hambaNya terkadang melalui rangkaian kata-kata yang tidak straight to the point  seperti itu.

Di dalam al-Qur’an Allah SWT berfirman :
إِنَّا عَرَضْنَا الأمَانَةَ عَلَى السَّمَاوَاتِ وَالأرْضِ وَالْجِبَالِ فَأَبَيْنَ أَنْ يَحْمِلْنَهَا وَأَشْفَقْنَ مِنْهَا وَحَمَلَهَا الإنْسَانُ إِنَّهُ كَانَ ظَلُومًا جَهُولا (٧٢)
Artinya: Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanat[1233] kepada langit, bumi dan gunung-gunung, Maka semuanya enggan untuk memikul amanat itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanat itu oleh manusia. Sesungguhnya manusia itu Amat zalim dan Amat bodoh,[1233] Yang dimaksud dengan amanat di sini ialah tugas-tugas keagamaan.
Bisa saja Allah itu langsung membebankan tugas dan kewajiban ini kepada manusia langsung tanpa harus berkelok-kelok menawarkan kepada langit, bumi dan gunung, tetapi pemahaman yang bisa ditangkap dari makna hadits ini adalah menunjukkan keseriusan amanat yang diberikan kepada makhluk dan akhirnya dipilih manusia untuk memikulnya.
Cerita tentang tawar menawar itu juga sebenarnya melambangkan belas kasih dan kemurahan Allah atas kelemahan makhluk-Nya . yakni, bahwa Allah, dalam batas-batas dan kondisi tertentuakan memberikan keringanan atas kewajiban-kewajiban yang dibebankan kepada hambanya.

Artikel By: Al-Inaya. Blogspot.com
Sumber : Menjawab Pertanyaan Musykil Oleh H. Muhammad Baharun 


Friday, October 21, 2016

Pengertian at tafsir bir ra’yi dan hukumnya

mernyataan bahwa Al Qur’an itu bebas tafsir erat kaitannya dengan bahasan at tafsir bir ra’yi (penafsiran Al Qur’an dengan opini). Karena jika Al Qur’an dikatakan bebas tafsir artinya semua orang bebas untuk memaknai dan menafsirkan Al Qur’an dengan opini mereka masing-masing dan pemahaman masing-masing yang keluar dari benak mereka. Apakah yang demikian dibenarkan?

Pengertian at tafsir bir ra’yi
At tafsir bir ra’yi artinya penafsiran seseorang dalam menjelaskan makna-makna Al Qur’an dengan suatu pemahaman khusus yang hanya berlandaskan dengan ra’yu (opini) semata 

Tafsir dengan semata-mata opini adalah “langganannya” orang-orang menyimpang dari ahlul bid’ah dan munafiqin. Syaikh Manna’ Al Qathan menjelaskan, “Mayoritas yang menggunakan metode ini adalah ahlul bid’ah yang meyakini keyakinan-keyakinan batil. Mereka berbuat lancang terhadap Al Qur’an dengan menafsirkannya seseuai opini mereka, dan mereka dalam hal ini tidak memiliki teladan dari para sahabat Nabi juga para tabi’in., baik dalam pendapat-pendapat mereka maupun dalam tafsir-tafsir mereka. Mereka telah menulis beberapa tafsir yang dibangun di atas pemikiran yang demikian, seperti Tafsir Abdurrahman bin Kaisan Al Asham, Tafsir Al Jubba’i, Tafsir Abdul Jabbar, Tafsir Ar Rummani, Tafsir Zamakhsyari, dan semisalnya”
Tafsir-tafsir yang demikian terkadang “menyihir” pembacanya dengan menggunakan ungkapan-ungkapan yang indah dan seolah “menyejukkan” hati yang membacanya namun di balik itu semua ada pemikiran dan keyakinan yang batil diselipkan. Disebutkan Syaikh Manna’ Al Qathan, “Diantara mereka ada yang menggunakan ungkapan-ungkapan yang indah yang menyamarkan madzhab batil mereka yang membuatnya laris di kalangan masyarakat. Sebagaimana yang dilakukan penulis tafsir Al Kasyaf dalam menyelipkan aqidah mu’tazilah di dalamnya”

Hukum at tafsir bir ra’yi
Menafsirkan Al Qur’an semata-mata dengan akal dan opini tanpa landasan ilmu yang benar, hukumnya haram dan terlarang melakukannya. Allah Ta’ala berfirman:

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا

“Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya” (QS. Al Isra: 36).

Dari Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma, Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam juga bersabda:
من قال في القرآن بغير علم فليتبوأ مقعده من النار

“barangsiapa yang berkata tentang Al Qur’an tanpa ilmu maka siapkanlah tempat duduknya di neraka” 
Juga diriwayatkan dari Jundab bin Abdillah radhiallahu’anhu:
من قال في القرآن برأيه فأصاب فقد أخطأ

“barang siapa siapa yang berkata tentang Al Qur’an sebatas dengan opininya, lalu kebetulan ia benar, maka ia tetap salah” 

Oleh karena itu kita lihat generasi terbaik umat Islam yaitu para sahabat Nabi, para tabi’in, dan tabiut tabi’in, mereka tidak berani menafsirkan Al Qur’an jika mereka tidak tahu tafsirnya.
Abu Bakar Ash Shiddiq radhiallahu’anhu pernah ditanyan mengenai makna abban atau al abb dalam surat Abasa ayat 31: وَفَاكِهَةً وَأَبًّا, namun Abu Bakar mengatakan:

أي سماء تظلني؟ و أي أرض تقلني؟ إذا قلت في كلام الله ما لا أعلم
“Langit mana yang akan menaungiku? Bumi mana yang akan menopangku? Jika aku berkata tentang kalamullah yang aku tidak ketahui (tafsirnya)” 

Suatu kala Sa’id bin Musayyib ditanya mengenai tafsir sebuah ayat, beliau mengatakan:
إنا لا نقول في القران شيئا
“kami tidak (berani) beropini sedikit pun mengenai tafsir Al Qur’an” 

Beliau katakan demikian karena tidak tahu mengenai tafsir ayat tersebut.
Ath Thabari mengatakan: “Kabar-kabar dari para salaf ini bukti benarnya penyataan kami bahwa penafsiran ayat Al Qur’an tidak bisa diketahui ilmunya kecuali dengan penjelasan Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam, atau dengan adanya dalil yang mendukungnya. Tidak boleh seorang pun berkata tentang tafsirnya hanya dengan opininya. Jika kebetulan perkataannya benar, maka ia tetap salah atas perbuatannya yang berani bicara mengenai tafsir dengan semata opini. Karena perkataannya yang benar tersebut bukanlah kebenaran yang benar-benar ia yakini kebenarannya, melainkan hanya kira-kira dan sangkaan saja. Dan orang yang berbicara masalah agama dengan modal sangkaan, sama saja ia berbicara tentang Allah tanpa ilmu. Dan Allah telah melarang hal itu terhadap hamba-Nya. Allah berfirman:

قُلْ إِنَّمَا حَرَّمَ رَبِّيَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ وَالْإِثْمَ وَالْبَغْيَ بِغَيْرِ الْحَقِّ وَأَنْ تُشْرِكُوا بِاللَّهِ مَا لَمْ يُنَزِّلْ بِهِ سُلْطَانًا وَأَنْ تَقُولُوا عَلَى اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ
“Katakanlah: “Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui”(QS. Al A’raf: 33)” 

Dengan demikian jelaslah bahwa menafsirkan Al Qur’an dengan semata-mata akal dan opini adalah terlarang dan bukanlah teladan dari para salafus shalih.

Untuk lebih memperluas pemahaman, berikut ini kami sertakan penjelasan rinci para ulama mengenai masalah ini:
Penjelasan Dewan Fatwa Islam Web
Mereka ditanya, “Salah seorang khatib ia memulai ceramahnya dengan menyebutkan larang bagi orang awam (yang tidak memiliki ilmu dan tidak biasa membaca kitab rujukan) untuk berdalam-dalam membahas makna Al Qur’an. Namun pernyataan tersebut diikuti dengan perkataan yang menurut saya aneh, yaitu ia mengatakan bahwa orang awam jika mengatakan sesuatu tentang Al Qur’an lalu kebetulan ia benar, maka ia tetap berdosa. Artinya, jika ia salah ia berdosa, benar pun ia berdosa. Sedangkan seorang mufti yang berilmu ia mendapatkan pahala jika ia benar ataupun jika ia salah. Apakah pernyataan ini benar? Mohon penjelasannya”.

Mereka menjawab:

“Pernyataan khatib tersebut benar. Karena orang awam tidak boleh berbicara tentang Al Qur’an dengan semata-mata opininya saja, tanpa bersandar kepada kitab tafsir rujukan atau dalil. At Tirmidzi dalam Sunan-nya membuat bab: Maa Ja’a fil Ladzi Yufassirul Qur’an Bira’yihi (Bab tentang orang yang menafsirkan Al Qur’an dengan opininya). Di dalam bab tersebut beliau membawakan hadits dari Ibnu Abbas radhiallahu’ahuma bahwa Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam bersabda:

من قال في القرآن بغير علم فليتبوأ مقعده من النار
“barangsiapa yang berkata tentang Al Qur’an tanpa ilmu maka siapkanlah tempat duduknya di neraka”.

At Tirmidzi mengatakan: “hadits ini hasan shahih”.
Beliau juga mengeluarkan hadits dari Jundab bin Abdillah radhiallahu ‘anhu :

من قال في القرآن برأيه فأصاب فقد أخطأ
“barang siapa siapa yang berkata tentang Al Qur’an sebatas dengan opininya, lalu kebetulan ia benar, maka ia tetap salah”.

At Tirmidzi lalu mengatakan:
كذا روي عن بعض أهل العلم من أصحاب النبي صلى الله عليه وسلم وغيرهم أنهم شددوا في هذا في أن يفسر القرآن بغير علم
“perkataan semisal ini juga diriwayatkan dari sebagian ahlul ilmi di kalangan para sahabat Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam dan yang selain mereka, yaitu bahwa mereka sangat keras terhadap perbuatan menafsirkan Al Qur’an tanpa ilmu”.

Penulis Tuhfatul Ahwadzi mengatakan:
من قال في القرآن برأيه أي بغير دليل يقيني أو ظني نقلي أو عقلي مطابق للشرعي قاله القاري … (ومن قال) أي من تكلم (في القرآن) أي في معناه أو قراءته (برأيه) أي من تلقاء نفسه من غير تتبع أقوال الأئمة من أهل اللغة والعربية المطابقة للقواعد الشرعية بل بحسب ما يقتضيه عقله وهو مما يتوقف على النقل. وقوله (من قال في القرآن) أي في لفظه أو معناه (برأيه) أي بعقله المجرد (فأصاب) أي ولو صار مصيباً بحسب الاتفاق (فقد أخطأ) أي فهو مخطئ بحسب الحكم الشرعي.

“Yang dimaksud menafsirkan Al Qur’an dengan ra’yu (opini) adalah menafsirkan Al Qur’an dengan tanpa dalil yaqini atau dalil zhanni, baik dalil naqli maupun aqli (baca: qiyas) yang sesuai dengan syari’at. Ali Al Qari menjelaskan (dalam menafsirkan hadits Ibnu Abbas): [barangsiapa yang berkata] maksudnya menjelaskan sesuatu.[dalam Al Qur’an] maksudnya mengenai makna-makna Al Qur’an dan qira’ah-nya. [dengan opininya] maksudnya dengan pandangan yang ada di benaknya tanpa berusaha mencari-cari penjelasan para ulama yang ahli bahasa Arab dan penjelasan para ulama yang sesuai dengan kaidah-kaidah syariyyah. Bahkan ia hanya mencukupkan diri dengan apa yang muncul dari akalnya karena tidak ada pengetahuan tentang dalil naqli. Dan hadits [barangsiapa yang berkata tentan Al Qur’an] maksudnya tentang lafadz dan maknanya [dengan opininya] yaitu dengan akalnya semata [lalu ia benar] yaitu ia benar karena kebetulan [maka ia tetap salah]maksudnya ia tetap salah dalam tinjauan hukum syar’i”.

Ibnu Hajar menjelaskan:
اي أخطأ طريقة الاستقامة بخوضه في كتاب الله تعالى بالتخمين والحدس لتعديه بهذا الخوض مع عدم استجماعه لشروطه فكان آثماً به مطلقا ولم يعتد بموافقته للصواب لأنها ليست عن قصد ولا تحر، بخلاف من كملت فيه آلات للتفسير فإنه مأجور بخوضه فيه وإن أخطأ لأنه لا تعدي منه فكان مأجورا أجرين كما في رواية، أو عشرة أجور كما في أخرى إن أصاب، وأجر إن أخطأ كالمجتهد لأنه بذل وسعه في طلب الحق واضطره الدليل إلى ما رآه فلم يكن منه تقصير بوجه .

“Maksudnya ia telah menyalahi jalan yang lurus karena telah menafsirkan kitab Allah Ta’ala dengan menebak-nebak dan menerka maknanya, dan karena kelancangannya atas perbuatan tersebut, tanpa mengumpulkan syarat-syarat yang harus dimiliki seorang yang hendak menafsirkan Qur’an. Maka ia berdosa secara mutlak dan tidak dianggap perkataannya yang kebetulan betul karena itu hanya sekedar kebetulan dan bukan karena adanya usaha yang benar. Berbeda dengan orang yang telah terkumpul padanya syarat-syarat penafsir Qur’an, maka ia mendapatkan pahala jika menafsirkannya walaupun ia salah. Karena kesalahannya tersebut bukan karena kelancangan. Maka jika tafsirannya benar, ia mendapatkan dua pahala sebagaimana dalam suatu riwayat atau 10 pahala dalam riwayat yang lain. Dan jika tafsirannya salah, ia mendapatkan satu pahala, sebagaimana seorang mujtahid. Karena ia telah mengerahkan daya upayanya untuk mencari kebenaran dan ia telah mengolah dalil sebatas yang sesuai dengan yang mereka pahami, maka dari sisi ini pada diri mereka tidak ada sikap peremehan”.

Maka dari sini jelas bahwa seorang yang jahil tidak boleh berbicara mengenai Al Qur’an dengan semata-mata opininya. Adapun jika ia : 
menukil perkataan yang ia dengan dari ulama 
atau menukil tafsiran dari kitab rujukan yang dijadikan pegangan dalam ilmu tafsir, 
atau ia berbicara mengenai perkara yang dharuri (sudah dipahami umumnya orang secara gamblang) semisal ia berdalil dengan ayat Qur’an tentang wajibnya shalat, atau tentang wajibnya amar ma’ruf nahi mungkar, dan perkara-perkara semisal yang secara gamblang telah diketahui semua orang, untuk sebatas berdalil bukan menafsirkan makna per maknanya 

maka ini semua tidak mengapa. Berdasarkan perkataan Ibnu Abbas radhiallahu’anhuma sebagaimana yang diriwayatkan oleh As Suyuthi dalam kitab Ad Durr:

تفسير القرآن على أربعة وجوه : تفسير يعلمه العلماء . وتفسير لا يعذر الناس بجهالته من حلال أو حرام . وتفسير تعرفه العرب بلغتها . وتفسير لا يعلمه إلا الله، فمن ادعى علمه فهو كاذب
“Tafsir Al Qur’an ada empat macam: [1] Tafsir yang hanya diketahui para ulama, [2] Tafsir yang semua orang tidak diberi udzur untuk mengaku tidak paham, berupa hukum halam dan haram, [3] Tafsir yang bisa diketahui oleh orang Arab dengan bahasanya, [4] Tafsir yang hanya diketahui oleh Allah, sehingga barangsiapa ada yang mengaku mengetahuinya maka ia seorang pendusta”.

Wallahu A’lam”
Penjelasan Syaikh Shalih bin Fauzan Al Fauzan
Beliau mengatakan: “bahkan sebagian orang berbuat melebihi batas dalam menafsirkan Al Qur’an yaitu dengan menafsirkannya menggunakan falsafah kontemporer dan teori-teori sains. Ini adalah sikap lancang terhadap Al Qur’an. Lalu ketika hasil tafsiran tersebut sesuai dengan pendapat mereka, merekapun menamakan fenomena tersebut dengan ‘keajaiban ilmiah’. Ini adalah kesalahan besar kerena tidak boleh menafsirkan Al Qur’an dengan falsafah dan teori-teori demikian karena semua itu senantiasa berubah-ubah dan saling mendustakan satu dengan lainnya. Sedangkan Al Qur’an itu haq, makna-makna Al Qur’an juga haq, tidak ada pertentangan di dalamnya. Dan tidak berubah makna-maknanya dengan berjalannya waktu. Adapun pemikiran-pemikiran manusia dan info-info yang mereka miliki itu terkadang benar dan terkadang salah. Bahkan salahnya lebih banyak daripada benarnya. Betapa banyak teori yang hari ini dianggap benar namun di masa depan akan didustakan (dianggap salah). Maka tidak boleh mengait-ngaitkan Al Qur’an dengan teori-teori buatan manusia dan ilmu-ilmu buatan manusia yang sifatnya masih zhan, samar, penuh keraguan dan saling bertentangan.

Ilmu tafsir Qur’an memiliki kaidah-kaidah yang dikenal di kalangan ulama syari’at. Tidak boleh melangkahi kaidah-kaidah tersebut dan tidak menafsirkan Al Qur’an dengan tafsiran yang menerapkan kaidah-kaidah tersebut. Diantara kaidah tersebut adalah: 
Menafsirkan Al Qur’an dengan Al Qur’an. Ayat-ayat yang mujmal (umum) diperinci lagi oleh ayat yang lain. Ayat-ayat yang muthlaq disebutkan secara muqayyad pada ayat yang lain. 
Jika tafsir suatu ayat tidak terdapat pada ayat yang lain, maka cari penafsirannya pada sunnah Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam. Karena As Sunnah adalah penjelas Al Qur’an. Allah Ta’ala berfirman kepada Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam:

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ
“Dan Kami turunkan kepadamu Al Quran, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkan”(QS. An Nahl: 44). 
Jika tafsir ayat tersebut tidak terdapat pada As Sunnah, maka cari tafsirnya dari penjelasan para Sahabat Nabi. Karena merekalah yang paling mengetahui hal tersebut, dikarenakan para sahabat lah yang membersamai Rasulullah Shallallahu’alaihi Wasallam dan Rasulullah telah mengajarkan ilmu-ilmu kepada mereka secara langsung termasuk juga mengajarkan Al Qur’an beserta tafsirnya secara talaqqi kepada mereka. Sampai-sampai diantara mereka ada yang mengatakan: 

ما كنا نتجاوز عشر آيات حتى نعرف معانيهن والعمل بهن
“kami tidak melewati 10 ayat sampai kami mengetahui makna-maknanya dan mengamalkannya” 
Jika tafsir ayat tersebut tidak terdapat pada penjelasan Sahabat Nabi, maka para imam kaum Muslimin merujuk pada penjelasan para tabi’in. Karena mereka menerima pengajaran ilmu dari para sahabat Nabi. Tafsiran yang diperselisihkan oleh para tabi’in dikembalikan juga kepada kaidah-kaidah bahasa Arab yang dengannya Al Qur’an diturunkan. 

Penafsiran Al Qur’an tanpa mengikuti empat kaidah di atas, tidaklah diperbolehkan. Maka menafsirkan Al Qur’an dengan teori-teori kontemporer, dengan perkataan para dokter, pakar geografi, pakar astronomi, para pakar-pakar di televisi, ini semua batil dan tidak diperbolehkan. Karena ini adalah tafsir bir ra’yi (penafsiran dengan opini) dan hukumnya haram dengan keharaman yang fatal. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam:

من قال في القرآن برأيه وبما لا يعلم فليتبوأ مقعدهمن النار
“barangsiapa yang berkata tentang Al Qur’an dengan opininya dan dengan tanpa ilmu maka siapkanlah tempat duduknya di neraka” (HR. Ibnu Jarir, At Tirmidzi dan An Nasa’i).

Dalam riwayat lain:

من قال في القرآن برأيه فأصاب فقد أخطأ
“barang siapa siapa yang berkata tentang Al Qur’an sebatas dengan opininya, lalu kebetulan ia benar, maka ia tetap salah”” 

Kesimpulan
Menafsirkan Al Qur’an semata-mata dengan akal dan opini tanpa landasan ilmu yang benar, hukumnya haram dan terlarang melakukannya. Menafsirkan Al Qur’an yang benar adalah menafsirkannya dengan ayat Al Qur’an yang lain, jika tidak terdapat pada ayat yang lain, maka cari penafsirannya pada As Sunnah, jika tidak terdapat pada As Sunnah, maka cari tafsirnya dari penjelasan para Sahabat Nabi, jika tidak terdapat pada penjelasan sahabat Nabi, maka merujuk pada penjelasan para tabi’in, jika tabi’in berselisih maka diambil pendapat terkuat yang sesuai dengan kaidah bahasa Arab dan kaidah tafsir.
Semoga yang sedikit ini bermanfaat. Alhamdulillahilladzi bini’matihi tatimmshalihaat.
***
Penyusun: Yulian Purnama
____ 
Mabahits fi Ulumil Qur’an, 351
Mabahits fi Ulumil Qur’an, 351
Mabahits fi Ulumil Qur’an, 351
HR. At Tirmidzi 2950. Hadits ini diperslisihkan statusnya oleh para muhadditsin. At Tirmidzi berkata: “hasan shahih”. Namun yang tepat, hadits ini lemah karena terdapat perawi Abdul A’la Ats Tsa’labi yang statusnya dha’iful hadits. Hadits ini didhaifkan oleh Al Albani dalam Silsilah Ahadits Dha’ifah (1783), Ahmad Syakir dalamTa’liq Musnad Ahmad (3/341), dan para muhaqqiq lainnya. Namun hadits ini shahih secara mauquf dari Ibnu ‘Abbas radhiallahu’anhu, dan dihukumi marfu’ karena isinya adalah hal yang tidak ada ruang untuk berijtihad. Sehingga hadits ini bisa digunakan untuk berhujjah. Selain itu, Syaikh Ibnu Baz dalam Fawaid Ilmiyah min Durus Baziyah (8/111) mengatakan: “hadits ini terdapat kelemahan, namun maknanya benar”
HR. Tirmidzi no. 2952. Hadits ini juga diperselisihkan statusnya, dihasankan oleh sebagian ulama, namun yang tepat ia adalah hadits yang lemah karena terdapat Suhail bin Abi Hazm, perawi yang lemah.Syaikh Ibnu Baz dalam Fawaid Ilmiyah min Durus Baziyah (8/111) mengatakan: “mengenai derajat hadits ini ada perselisihan yang ringan, namun maknanya benar” 
Diriwayatkan Ibnu Abi Syaibah dalam Al Mushannaf, dinukil dari Mabahits fi Ulumil Qur’an, 352 
Diriwayatkan oleh Malik dalam Al Muwatha, dinukil dari Mabahits fi Ulumil Qur’an, 352 
Tafsir Ath Thabari 1/78-79, dinukil dari dinukil dari Mabahits fi Ulumil Qur’an, 352-353